
Siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono Tebar Parcel Dhuafa
Boyolali – Siswa SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan Tebar Parcel Dhuafa pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, para siswa berhasil menyiapkan dan membagikan sebanyak 76 parcel sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar sekolah.
Parcel tersebut merupakan hasil karya siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Dengan penuh semangat, mereka merangkai sendiri paket sembako tersebut menggunakan tangan-tangan mungil mereka.
Kegiatan ini tidak hanya melatih kepedulian sosial, tetapi juga menanamkan nilai berbagi sejak dini kepada para siswa.
Koordinator kegiatan kelas bawah adalah Novita Ratnasari Putri, S.Pd, sementara untuk kelas atas dikoordinatori oleh Rahma Ummi Salamah, S.Pd. Kedua koordinator bersama para guru membimbing siswa mulai dari proses menyiapkan bahan sembako, merangkai parcel hingga membagikannya langsung kepada masyarakat.
Setelah parcel selesai dirangkai, para siswa bersama guru kemudian turun langsung untuk membagikan paket tersebut kepada warga dhuafa di lingkungan sekitar sekolah. Suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan terlihat ketika para siswa menyerahkan parcel kepada penerima.
Kepala sekolah Pujiono, S.Si., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus dikembangkan di SD Muhammadiyah PK Banyudono.
“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui kegiatan ini, siswa belajar langsung tentang empati, kepedulian, dan semangat berbagi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan sehingga para siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan Tebar Parcel Dhuafa ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Ramadan di SD Muhammadiyah PK Banyudono yang bertujuan menumbuhkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi di kalangan siswa sejak usia dini.
